SEMARANG, Cakram.net — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026. Program itu memberi peluang santri asal Jawa Tengah untuk melanjutkan studi hingga luar negeri, mulai dari Universitas Al Azhar Mesir sampai kampus-kampus di Jepang.
Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Profesor Dr KH Hasyim Muhammad mengatakan, beasiswa itu merupakan program prioritas Pemprov Jateng. Tujuannya untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi kalangan pesantren.
“Program ini bentuk kehadiran pemerintah provinsi bagi pesantren. Santri tidak hanya didorong kuliah di dalam negeri, tetapi juga diberi kesempatan menempuh pendidikan tinggi di luar negeri,” kata Hasyim, dilansir dari jatengprov.go.id, Kamis 5 Februari 2026.
Ditambahkan, jenis beasiswa yang difasilitasi melalui program beasiswa santri dan pengasuh pesantren ini adalah program Beasiswa Santri Vokasi dan Program Studi Strata 1 (S1) dalam negeri, meliputi bidang kedokteran, bidang pertanian, bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika, serta bidang keislaman pada perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Tengah, yang sudah menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Selanjutnya, program Beasiswa Santri vokasi dan Program Studi S1 luar negeri, meliputi bidang kedokteran, bidang pertanian, bidang sains, teknologi, teknik dan matematika pada perguruan tinggi di Turki, India, Jepang, Korea Selatan, Cina, Taiwan, Malaysia, Thailand, Filipina, atau negara lain yang memenuhi kriteria berdasarkan pertimbangan LFSP.
