Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Brigjen Pol (Purn) Erwin Chahara Rusmana menyatakan, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi, karena didukung besarnya jumlah desa, serta tradisi berkoperasi yang sudah kuat.
“Terkait Kopdes Merah Putih, potensi di Jateng jumlah desanya besar, tradisi berkoperasi juga sudah bagus. Kebijakan Pak Presiden kan prioritas, mohon kolaborasi,” ujar Erwin, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Semarang, Jumat 10 April 2026.
Dia menambahkan, tindak lanjut pengembangan KDKMP perlu dilakukan melalui pemetaan yang jelas, termasuk peran berbagai pihak, seperti komunitas TNI, pemerintah daerah, hingga BUMD, dalam mendukung percepatan pembangunan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, pengembangan KDKMP harus dikawal secara serius dan terstruktur, termasuk melalui dukungan kelembagaan dan koordinasi lintas pihak. Selain itu, dia juga menekankan agar model pengembangan KDKMP tidak harus seragam di setiap daerah, melainkan perlu disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.
“Tidak semua KDKMP harus dipukul rata sama, disesuaikan kearifan lokal daerahnya. Di samping itu tidak boleh memaksakan satu desa satu KDKMP,” ujarnya.
