MAGELANG, Cakram.net – Pemerintah Kota Magelang berkomitmen kuat melestarikan situs-situs bersejarah guna menjaga identitas daerah sekaligus mendongkrak potensi wisata religi. Komitmen ini diwujudkan melalui dimulainya proyek renovasi Makam Kyai Langgeng yang berada di dalam kawasan Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark.
Revitalisasi cagar budaya tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis dan peletakan batu pertama proyek hibah renovasi pada Senin 29 Juni 2026.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengungkapkan bahwa revitalisasi situs budaya merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam merawat warisan sejarah yang memiliki nilai luhur bagi bangsa.
“Pemerintah serius merevitalisasi situs-situs budaya di Kota Magelang agar terpelihara dengan baik. Kota Magelang ini dikenal sebagai ‘Pakunya Tanah Jawa’. Melalui upaya ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa di kota ini ada sejarah besar yang tidak boleh dilupakan,” ujar Damar.
Damar menjelaskan, sosok Eyang Kyai Langgeng memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa, khususnya dalam Perang Jawa (1825–1830) yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro. Oleh sebab itu, pemugaran makam ini menjadi bagian dari upaya menjaga jejak sejarah sekaligus menghormati jasa para pendahulu.
