Rapikan Kabel di Kawasan Sumbu Filosofi, Yogyakarta Jadi Lokasi Pilot Project Komdigi

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyambut positif kolaborasi tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan agar target pengerjaan yang tergolong singkat—yakni sekitar 2,5 bulan—disiapkan secara matang.

“Jangan sampai percepatan ini justru menimbulkan persoalan baru. Karena itu, aspek teknis dan skema kerja sama harus dibahas secara mendalam sejak awal,” ujar Wawan.

Menurut Wawan, teknis penataan di kawasan Sumbu Filosofi mencakup pengalihan rute (rerouting), pembersihan kabel liar, pencabutan jaringan mati, hingga pemindahan kabel ke bawah tanah (ducting). Pemkot Yogyakarta berkomitmen memfasilitasi koordinasi lintas dinas dan operator demi kelancaran proyek.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, menekankan bahwa penataan ini tidak semata-mata mengejar pendapatan daerah, melainkan untuk memperkuat infrastruktur digital jangka panjang.

“Harapannya, ketersediaan jaringan yang tertata dan kuat dapat menjadi pengungkit tumbuhnya ekonomi kreatif serta ekonomi digital di Yogyakarta,” kata Trihastono.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *