Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Bandungan, Terdapat Luka di Perut

UNGARAN, Cakram.net – Seorang perempuan bernama Deti Herawati (32) warga Desa/Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ditemukan tewas di kamar kos yang berada di Lingkungan Ngunut, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (23/3/2020)  malam. Korban yang sehari-hari bekerja di salah satu tempat karoake di kawasan Bandungan ini ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh terdapat luka yang diduga bekas tusukan benda tajam.

Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan oleh anggota Polsek Bandungan bersama Tim Opsnal Satreskrim Polres Semarang diketahui terdapat tiga titik luka yang diduga bekas tusukan benda tajam di sekitar perut korban. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya sebilah pisau dapur di dekat tubuh korban.

“Polisi mengamankan telepon selular, baju korban serta pisau yang ditemukan di dalam kamar kos sebagai barang bukti. Korban sehari-hari bekerja di salah satu tempat karaoke di kawasan Bandungan. Kami sudah berusaha menghubungi pihak keluarga korban,”  ungkap Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Rifeld Constantien Baba, Senin (23/3/2020).

Selain mengamankan barang bukti, lanjut Rifeld, polisi juga memeriksa tiga orang saksi mata. Yakni seorang pria yang diduga selama ini dekat dengan korban, satu orang yang ikut menyaksikan lokasi kejadian dan seorang perempuan penghuni kos yang kamarnya berdampingan dengan korban.

“Dalam penanganan kasus ini masih diperlukan serangkaian penyelidikan, karena ada beberapa saksi mata yang akan diperiksa dan dicocokkan keterangannya dengan saksi sebelumnya. Termasuk mencocokan dengan hasil pemeriksaan tim medis,” jelasnya.

Ditanya soal penyebab atau motif dibalik kematian korban, Rifeld menyatakan sejauh ini polisi belum dapat menyimpulkan. Sebab polisi masih perlu melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui kepastiannya.

“Kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam penyelidikan. Untuk mengetahui penyebab kematian menunggu hasil pemeriksaan medis atau tim forensik agar akurat,” katanya. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *