TEMANGGUNG, Cakram.net – Melihat celah potensial, serta masih tingginya permintaan dari sejumlah negara, Bupati Agus Setyawan, mendorong agar para petani mulai melakukan upaya diversifikasi pertanian dengan mengembangkan komoditas tanaman kedelai edamame dan buncis.
Hal tersebut, ia sampaikan usai menggelar panen raya kedelai edamame yang dilanjutkan dengan kunjungan ke industri pengolahan sayuran beku PT. Kelola Agro Makmur (KAM) yang berlokasi di Desa Nguwet, Kecamatan Kranggan, pada Senin 27 April 2026.
Menurutnya, upaya diversifikasi pertanian, khususnya komoditas kedelai edamame, maupun buncis patut dicoba mengingat potensi nilai ekonomisnya yang relatif cukup tinggi. Selain didukung oleh kondisi geografis, pangsa pasar bagi kedua komoditas tersebut tergolong masih sangat lebar, bahkan merambah ke sejumlah negara luar sebagai komoditas ekspor berupa sayuran beku (frozen vagetables).
“Setelah melihat dari lahan pertanian sampai proses produksinya, saya rasa ini adalah prospek yang bagus. Khususnya komoditas edamame dan buncis, mengingat keduanya cocok apabila ditanam di wilayah Temanggung. Kita punya tiga gunung yang memiliki ketinggian (mdpl_red) sesuai dengan kedua komoditas ini,” ungkapnya, dilansir dari laman remsi Pemkab Temanggung, Selasa 28 April 2026.
Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong menyampaikan sejatinya para petani di Temanggung sudah tidak asing lagi dengan tanaman edamame, maupun buncis. Namun demikian, sejauh ini tak sedikit dari mereka yang belum memahami pola dan sistem pemasarannya.
