UNGARAN, Cakram.net – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, dr Ani Rahardjo menyatakan sebanyak 3.987 tenaga kesehatan di Kabupaten Semarang siap divaksin COVID-19 secara serentak pada Kamis (14/1/2021). Bahkan jatah vaksin COVID-19 untuk tenaga kesehatan aman hingga dua dosis penyuntikan, karena jatah vaksin tahap pertama yang diterima Dinkes Kabupaten Semarang sebanyak 8.000 dosis.
“Untuk tahap pertama ini ada 3.987 tenaga kesehatan yang divaksin. Kita sudah menerima 8.000 dosis vaksin, sehingga untuk penyuntikan dua dosis aman. Dua dosis jaraknya dua minggu,” ungkap Ani Rahardjo kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengecek persiapan vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Ungaran, Rabu (13/1/2021). Di Kabupaten Semarang, Ganjar juga mengunjungi RSUD Ungaran.
Menurut Ani, vaksinasi akan dilaksanakan di 26 puskesmas, 2 RSUD, 1 Balkesmas dan satu klinik milik Polres Semarang. Setiap lokasi dibatasi hanya 45 orang per hari.
“Semua nakes yang divaksin sudah terdaftar secara online ke pusat dengan NIK dan sebagainya. Input satu data, nanti dari pusat yang memproses. Yang memenuhi syarat akan mendapatkan notifikasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ganjar mengatakan di Kabupaten Semarang sudah siap melaksanakan vaksinasi. Semuanya sudah disiapkan secara matang, mulai proses kedatangan, pemeriksaan kesehatan, ruang vaksinasi sampai tempat penanganan bila terjadi gejala usai divaksin.
“Alhamdulillah sudah empat titik kita cek, baik di Kota Semarang maupun Kabupaten Semarang, semuanya sudah siap. Mereka sudah sangat fasih urut-urutannya, apa yang harus dilakukan termasuk kalau ada reaksi setelah seseorang mendapatkan vaksin. Mereka sudah punya pengalaman soal imunisasi dan pemberian vaksin, insyaallah tidak merepotkan dan berjalan lancar,” katanya.
Disinggung soal pelibatan tokoh masyarat dan tokoh agama, Ganjar menyatakan sudah disiapkan.
Ganjar memastikan Jawa Tengah siap melaksanakan vaksinasi COVID-19 pada Kamis (14/1/2021). Pihaknya akan mengajak Forkompimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok profesi untuk divaksin bersama-sama.
“Mudah-mudahan ini memberikan semangat yang lain untuk tidak ragu. Saya minta di kabupaten juga sama, Bupati dan Forkompimda semua sudah disiapkan,” ujarnya. (dhi)
