Pemkab Boyolali Buka Pendaftaran CPNS, PPPK, dan PPPK Guru

BOYOLALI, Cakram.net – Setelah mengalami penundaan waktu pengumuman, lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2021 resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali pada Rabu 30 Juni 2021 malam. Melalui website resmi Pemkab Boyolali dan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelantikan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, diumumkan sebanyak 1.952 formasi dibutuhkan.

Kepala Bidang Penataan dan Pengembangan Karier BKP2D Kabupaten Boyolali, Dono Fembriarto mengungkapkan, terdapat tiga kategori untuk mengisi formasi tersebut.

“Formasi kita ada PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Jabatan Fungsional Guru, PPPK Jabatan Fungsional (PPPK non guru), dan formasi CPNS sendiri,” terang Dono, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Kamis 1 Juli 2021.

Dijelaskan, untuk formasi PPPK Jabatan Fungsional Guru (PPPK guru) sejumlah 1.656 formasi. Selain itu, formasi tenaga kesehatan diberi kuota sejumlah 178 yakni dari jalur CPNS sejumlah 30 formasi dan jalur PPPK sejumlah 148 formasi. Ada pula formasi teknis sejumlah 118 yang terdiri dari jalur CPNS sejumlah 79 dan jalur PPPK sejumlah 39 formasi.

“Kita memfasilitasi untuk PPPK non guru dan CPNS. Sedangan PPPK guru itu nanti kita hanya sebatas mengumumkan dan nanti untuk pendaftaran dan segala macam nanti dari Kemendikbud. Jadi daerah hanya PPPK non guru dan CPNS,” terangnya.

Disinggung mengenai jadwal rekrutmen, untuk pendaftaran akan dibuka pada 30 Juni-21 Juli 2021, selanjutnya untuk pengumuman hasil seleksi administrasi pada 28-29 Juli 2021. Untuk pelaksanaan SKD dan SKB direncanakan mulai bulan Agustus hingga Oktober, dan pengumuman akhir serta masa sanggah pada bulan Desember.

“Perubahan hanya di waktu pelaksanaan time schedule yang sudah ditampilkan ini semuanya berubah karena mundur dari jadwal yang sebelumnya. Nanti akan diumumkan lebih lanjut di website,” katanya.

Adanya lowongan CPNS ini diharapkan dapat menggantikan para PNS di lingkup Pemkab Boyolali yang setiap tahunnya pensiun sekitar 450 hingga 500 orang. Pihaknya juga meminta masyarakat tidak percaya pada oknum yang menjanjikan dapat meloloskan rekrutmen ini.

“Kepada para peserta ini jangan terpengaruh dengan adanya tawaran-tawaran yang bisa memfasilitasi untuk bisa diterima sebagai PPPK maupun CPNS. Karena ini masih menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test)  ini sangat objektif hasilnya berdasarkan kemampuan yang dimiliki,” imbaunya.

Para peserta juga diminta untuk teliti dalam membaca pengumuman beserta syarat pendaftaran. Hal tersebut dilakukan agar para peserta lolos dalam seleksi administrasi. Selain itu, para peserta hanya diperbolehkan memilih satu formasi baik di formasi PPPK non guru maupun CPNS.  (Cakram)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *