Kampung Baca Jadi Sentra Edukasi Masyarakat Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA, Cakram.net – Literasi merupakan ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat, salah satu upaya yang Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta lakukan adalah dengan membentuk Kampung Baca. Penyelenggaraan Kampung Baca di Kota Yogyakarta telah dilakukan sejak tahun 2020, dengan membentuk tujuh Kampung Baca sebagai pionir.

Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat dan Paud Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, RM Budi Santoso menjelaskan Kampung Baca pada awalnya dibentuk oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) sebagai mitra untuk menjangkau masyarakat dalam meningkatkan minat baca.

“Sejak tahun 2021 Disdikpora bersama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kemudian mengembangkan Kampung Baca menjadi sentra edukasi masyarakat. Di mana kegiatan yang dilakukan bukan sekadar membaca berbagai referensi buku, tapi melakukan tindak lanjut dari kegiatan membaca yaitu berkarya,” jelasnya, dilansir dari warta.jogjakota.go.id, Kamis 5 Januari 2023.

Kata Budi, kegiatan di Kampung Baca saat ini fokusnya adalah pada Literasi Terapan (LITA. Dalam pelaksanannya LITA dilakukan berdasarkan minat dan potensi yang ada di setiap wilayah. Tujuannya agar masyarakat di wilayah tersebut bisa mendapatkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dari sisi pengetahuan saja tapi juga pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan.

“Literasi Terapan di Kampung Baca hadir untuk mengubah proses membaca menjadi lebih menarik yaitu dengan mempraktikkan apa yang sudah dibaca dari buku. Setiap Kampung Baca itu kegiatannya beragam, ada yang minatnya itu kuliner, bercocok tanam, batik, kriya, ada juga yang menciptakan produk daur ulang,” ujarnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *