SEMARANG, Cakram.net – Kota Semarang menjadi kota kedua di Indonesia setelah Kota Jakarta yang memindahkan kabel fiber optik udara ke bawah tanah (Ducting). Pemindahan tersebut dimulai dari Jalan Gajah Mada sebagai pilot project untuk sistem ducting di Kawasan Segi tiga Emas.
Dalam sambutannya, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan mengenai pentingnya pemindahan tersebut sebagai salah satu upaya untuk mempercantik kota dan menghindari bencana.
“Hari ini merupakan momentum penurunan kabel (ducting). Tadi disampaikan dari Telkomsel dan Moratelindo bahwa hanya ada dua kota yang melakukan ducting, di Kota Jakarta dan kota Semarang, dan juga dengan berbasis 5G. Nanti juga akan lebih cantik dan menghindarkan dari bencana-bencana,” ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Ita, dilansir dari semarangkota.go.id, Jumat 18 Agustus 2023.
Seperti diketahui, wilayah segi tiga emas di Kota Semarang menjadi wilayah yang menjadi sasaran ducting. Wilayah tersebut meliputi delapan ruas jalan dengan total panjang 30 kilometer, di antaranya Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, Imam Bonjol, MT. Haryono, Jalan Pahlawan, Kawasan Simpang Lima dan Jalan Ahmad Yani.
Mengenai sejarah ducting di Kota Semarang sendiri, berawal pada tahun 2019 melalui kerja sama operasional antara PT Bumi Pandanaran Sejahtera yang merupakan BUMD Kota Semarang dengan PT. Moratelindo untuk membangun sarana komunikasi pasif berupa saluran ducting bersama di Kota Semarang.