REMBANG, Cakram.net – Bupati Rembang Abdul Hafidz mengimbau bantuan beras yang diterima masyarakat tidak untuk diperjualbelikan. Hal itu ditegaskan Bupati saat menyalurkan bantuan cadangan beras bagi masyarakat untuk mengendalikan inflasi di Kecamatan Pamotan pada Kamis 14 September 2023.
Menurutnya, beras yang diterima masyarakat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Aja didol lo nggih (jangan dijual ya). Kalau ketahuan dijual, maka tidak dikasih lagi. Banyak yang ingin mendapat bantuan ini juga,” tegas Bupati, dilansir dari jatengprov.go.id, Jumat 15 September 2023.
Ia menyampaikan, bantuan diberikan ke masyarakat yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI. Selain untuk mengendalikan inflasi, bantuan diberikan untuk menyikapi naiknya harga beras saat ini, yang mencapai harga Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.
“Penerima bantuan ini diambil dari data Kementrian sosial. Data ini memang belum sempurna, namun akan terus diperbaiki,” imbuhnya.
