Pergunu Kabupaten Semarang Dorong Guru NU Adaptif Hadapi Koding dan AI

UNGARAN, CAKRAM.net – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Semarang mendorong para guru NU untuk adaptif menghadapi perkembangan teknologi seperti koding, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital.

Hal ini ditegaskan dalam Rapat Kerja Pergunu Masa Khidmat 2025-2030 yang digelar di Oemah Omah, Banyubiru, Rabu, 2 Juli 2025.

Ketua Pergunu Kabupaten Semarang, Supriyono, mengatakan guru NU harus mampu beradaptasi dengan zaman tanpa meninggalkan akar nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

“Kami ingin para guru tak hanya andal secara religius, tapi juga melek teknologi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PCNU Kabupaten Semarang, Ahmad Faozan, menilai pentingnya menghapus sekat antara pendidikan pesantren dan pendidikan umum.

Ia menyebut, jika keduanya bersatu, maka pendidikan di Indonesia bisa lebih kuat. “Pendidikan tak boleh berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Sementara Ketua PW Pergunu Jawa Tengah, Nur Kholid, menekankan tiga fokus peningkatan kapasitas guru: penguasaan koding dan AI, pembelajaran mendalam (deep learning), serta pelatihan calon kepala sekolah.

“Guru harus siap menghadapi tantangan digital tanpa kehilangan karakter ke-NU-an,” ujarnya.

Rapat kerja juga membahas program-program berbasis visi Pergunu: mewujudkan keunggulan pendidik NU dalam khidmah kebangsaan dan kecendekiaan.

Forum tersebut menghasilkan kesepakatan memperkuat peran guru NU dalam membangun peradaban bangsa di tengah arus teknologi yang terus berubah.(*)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *