Ribuan Suspek Campak Ditemukan, Pemprov Jateng Galakkan Imunisasi dan Deteksi Dini

KLATEN, Cakram.net — Suspek campak yang ditemukan di Jawa Tengah per Januari -7 April 2026, mencapai 2.188 kasus. Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggalakkan imunisasi dan deteksi dini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, jumlah tersebut di antaranya tersebar di Kabupaten Kudus sebanyak 501 kasus, Brebes 202 kasus, Cilacap 119 kasus, Pati 72 kasus, Klaten 54 kasus, dan daerah-daerah lainnya.

Dari jumlah tersebut, positif campak yang sudah dilengkapi pemeriksaan laboratorium diketahui ada 144 kasus, dan positif rubella 18 kasus. Sebaran positif campak tertinggi ada di Kabupaten Cilacap dengan 21 kasus, Banyumas 20 kasus, Pati 20 kasus, serta Klaten 6 kasus campak dan 1 rubella.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, persoalan campak menjadi salah satu prioritas penanganan bersama pemerintah kabupaten/ kota.

“Kita di Klaten ini untuk mengecek vaksin campak yang sekarang menjadi atensi di Jawa Tengah. Beberapa kabupaten/ kota sudah kita lakukan deteksi dini,” kata Luthfi, saat meninjau imunisasi campak di Puskesmas Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Rabu 8 April 2026.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *