AMBARAWA (Cakram.net) – Menikmati keindahan Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, tak lengkap rasanya jika tidak menikmati salah satu kuliner khas yang ada di kecamatan yang terletak di lereng Gunung Ungaran. Salah satu kuliner yang cukup legendaris adalah brongkos sapi dan kambing.
Warung brongkos sapi dan kambing ini tepat berada di depan kantor kecamatan Sumowono. Sehingga bagi siapa saja yang baru pertama kali mencari warung makan brongkos ini cukup mudah ditemukan lokasinya. Warungnya bernama Warung Makan Sumowono.
Ya, warung itu lah yang menjual brongkos sapi dan kambing. Keberadaan warung ini sudah sejak puluhan tahun silam. Saat ini warung tersebut dikelola oleh generasi ke-4.
Lokasi warung makan ini cukup mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Lokasi warung juga berada tak jauh dari kawasan objek wisata Bandungan maupun Candi Gedong Songo.
“Kami sudah generasi keempat. Ini jualan yang sudah turun temurun. Kalau pas hari pasaran Pahing dan Kliwon, bersamaan dengan Pasar Sumowono sehari rata-rata menghabiskan 2-3 ekor kambing,” ungkap Veny (36 tahun), yang kini mengelola warung bersama Maryanto (47 tahun) saat ditemui di warungnya.
Dalam satu mangkok brongkos terdiri tahu, melinjo, maupun kacang-kacangan serta daging sapi atau daging kambing, yang dipadukan kuah berbumbu keluak dengan santan dan cabe. Perpaduan bumbu ini membuat brongkos kambing warung makan Sumowono cukup menggugah dan menggoyang lidah pelanggan yang kebanyakan warga sekitar dan wisatawan.
Brongkos kambing di sini tampilannya sedikit berbeda, warna cokelat oranye menandakan bumbu yang meresap dan kuahnya kental gurih-gurih pedas. Untuk memastikan daging empuk dan gurih, harus dimasak secara perlahan agar bumbu meresap. Brongkos ini paling cocok dimakan dengan sepiring nasi putih hangat.
Seorang pelanggan warung makan Sumowono asal Ungaran, Erwin mengaku dirinya sengaja menyempatkan diri mampir ke Sumowono. Sebab brongkos kambing tersebut ngangenin, dan memiliki cita rasa berbeda dengan tempat lainnya. Sehingga ia rela menempuh perjalanan sekitar 40 menit dari Ungaran. “Saya sengaja datang ke sini untuk menikmati brongkos kambing. Rasanya mampu menggoyang lidah,” .
Selain memiliki rasa yang lezat, harga brongkos kambing dan sapi juga tak menguras isi kantong. Karena untuk satu porsi harganya hanya Rp.20.000. Selain brongkos kambing dan sapi yang menjadi andalan, di warung makan Sumowono pelanggan bisa memilih menu lain sesuai selera, seperti tengkleng dan gulai.
Pelanggan diwarung yang sudah ada sejak tahun 1970-an, ini rata rata berasal dari luar Sumowono. Selain menikmati santapan di warung, banyak pembeli yang membungkus untuk oleh-oleh. Tan/dhi
