2020, Sragen Targetkan Jadi Smart City

SRAGEN (Cakram.net) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto menyatakan Pemkab Sragen berencana untuk mewujudkan Kabupaten Sragen menjadi Smart City. Ditargetkan kota cerdas tersebut dapat terwujud tahun 2020 mendatang.

‘’Tidak hanya kotanya yang smart. Namun warga dan  birokrasi di Kabupaten Sragen juga harus smart,’’ tandas Sekda, belum lama ini.

Sekda mengatakan tahun 2020 akan digelar lomba desa/kelurahan untuk mencari desa smart terbaik, yakni desa yang memiliki ionvasi di berbagai bidang untuk kesejahteraan masyarakat. Total hadiah lomba lebih dari Rp 4 miliar untuk desa/kelurahan terbaik pertama, kedua dan ketiga. Hadiah ini akan diperebutkan oleh 196 desa dan 12 kelurahan.

‘’Banyak aspek penilaian di berbagai bidang,  bagaimana desa tersebut layak memperoleh gelar sebagai Desa Smart terbaik. Kedepan pembangunan ini diharapkan benar-benar bisa tercapai dengan baik. Smart birokrasi jalan, Smart Village jalan,’’ kata Tatag  Prabawanto.

Belum lama ini Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) Kabupaten Sragen, Yuniarti ketika membuka acara bimbingan teknis (bimtek) tahap IV gerakan menuru 100 Smart City Kabupaten Sragen menyampaikan bimbingan teknis tahap IV merupakan bimtek terakhir yang diadakan Diskominfo, sesuai MoU dengan Kementerian Kominfo RI tentang Gerakan Menuju 100 Smart City. Bimtek diikuti 120 peserta dari berbagai OPD di Kabupaten Sragen.

‘’Dalam Bimtek itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Sragen menjadi salah satu dari 100 Smart City di Indonesia. Bimtek menghasilkan tiga quick win (program unggulan) Smart City yang bisa dilaksanakan tahun 2019, yakni Termanis (sistem inforamasi perjalanan dinas online), Sragen Pintar (aplikasi informasi seputar sragen berbasis android), dan aksi tanggap cepat penanggulangan tuna sosial (Sigap Tuna Sosial),’’ ungkapnya. noel/dhi

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *