Penembak Jitu Diterjunkan Untuk Amankan ‘Car Free Night’ di Solo

SOLO, Cakram.net  – Sebanyak 1.500 personel gabungan dari TNI, Polri, instansi terkait dan ormas akan terlibat dalam pengamanan acara ‘Car Free Night’ (CFN)  di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Solo pada 31 Desember 2019. Personel penembak jitu juga akan diterjunkan di sejumlah titik untuk mengamankan CFN dalam rangka menyambut Tahun Baru 2020 tersebut.

“Polda Jateng juga menambah CCTV  yang akan dipasang di sepanjang lokasi CFN. Satuan Brimob akan menempatkan penembak jitu (sniper). Penempatan sniper ini bukan menakut-nakuti  tetapi  untuk melindungi masyarakat apabila ada pelaku  kriminal yang akan mengganggu pelaksanaan CFN,” kata Kapolresta Surakarta AKBP Andi Rifai didampingi Wakapolresta AKBP Iwan Sektiadi dan Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji di Mako 2 Polresta apolresta Surakarta, Senin (30/12/2019).

Andi menjelaskan, titik kumpul masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2020 sudah identifikasi, yakni di Plaza Manahan, Jembatan Kali Pepe, Jalan Brigjen Slamet Riyadi dan  Alun-alun Kidul. Ploting personel pengamanan juga sudah ditentukan, baik dari TNI, Polri, instansi terkait maupun ormas. Sebanyak 35 lokasi kantong parkir juga disiapkan di CFN.

“Danrem Warastratama memberikan back up full pada Polresta Surakarta dengan menyiagakan tiga satuan setingkat batalyon pasukan. Pasukan TNI ada yang bertugas di lapangan maupun stand by di Makorem, semuanya siap  membantu Polri dalam memberikan pelayanan,” ungkapnya

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta Ari Wibowo mengatakan, Jalan Brigjen Slamet Riyadi Solo akan ditutup pada 31 Desember 2019 mulai pukul 20.00 WIB.  Jalan sepanjang 4,2 kilometer dari simpang empat Purwosari hingga Gladag akan digunakan sebagai ajang CFN dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru 2020.

Untuk mendukung penyelenggaraan CFN, lanjut Ari, arus lalu lintas yang mengarah ke Jalan Brigjen Slamet Riyadi akan dialihkan.

“Dishub juga akan menutup arus lalu lintas pada  over pass Manahan bagi kendaraan bermotor dari arah jalan Laksda Adi Sucipto ataupun jalan MT Haryono. Over pass Manahan diperuntukkan arus lalu lintas yang masuk dari jalan dr Muwardi  menuju Jalan Laksda Adi Sucipto,” terangnya.

Ari memperkirakan, arus lalu lintas di Solo pada malam pergantian tahun 2019 ke tahun baru 2020 akan meningkat lima hingga 10 persen dari rata rata 130.000 kendaraan bermotor per hari. Peningkatannya relatif sedikit karena tidak seluruh warga luar daerah datang ke CFN.

“Kondisi demikian karena sejumlah daerah di sekitar Surakarta seperti Solo Baru dan Boyolali juga menggelar berbagai kegiatan menyambut datangnya tahun 2020. Untuk pengamanan Dishub Surakarta menerjunkan 110 personil,” imbuhnya. (baw/dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *