Lokomotif Cadangan KA Wisata Jaladara Tiba di Solo

Berbagi berita ...

SOLO,Cakram.net – Rangkaian kereta api wisata Jaladara yang beroperasi sejak tahun 2009, kini memiliki lokomotif uap cadangan. Lokomotif cadangan uap D1410 didatangkan dari Balai Yasa Yogyakarta.

“Kehadiran Lokomotif Uap D 1410 untuk memperkuat operasional KA Jaladara,” terang Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Purwanto di Stasiun Purwosari Solo, (6/2/2020).

Pihaknya yang memimpin pengiriman lokomotif D 1410 dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta  hingga Purwosari Solo menjelaskan, perjalanan lokomotif buatan Jerman tahun 1920  berlangsung lancar. Berangkat dari Yogyakarta sekitar pukul 09.00 WIB dan berhenti di Klaten untuk menambah air serta memasok kayu bakar.

Perjalanan lokomotif mengalami kendala saat berada di Stasiun Ceper. Kendala tersebut berupa tidak berfungsinya peralatan “gelas duga” sebagai parameter ketersediaan air dalam ketel/boiler. Hal ini karena tidak berfungsi peralatan dimaksud sehubungan terdapat kebocoran pada valve.

“Lokomotif uap akhirnya didorong TMC yang melakukan pengawalan sejak dari Yogyakarta. Karena itulah perjalanan baru berakhir sekitar jam 16.30 WIB,” ujarnya.

Eko menambahkan, restorasi lokomotif D 1410 memakan waktu hampir setahun. Hal ini karena prosesnya cukup panjang, selain harus mengadakan spare part pengganti padahal pabrik pembuat lokomotifnya sudah tutup. Karena itu digunakan spare part dari lokomotif sejenis yang sudah tidak beroperasi.

“Lokomotif uap D 1410 buatan tahun 1920 ini  pernah melayani rute di Cianjur Jawa Barat dan terakhir beroperasi tahun 1958. Selanjutnya  D 1410 ditempatkan di Taman Mini Indonesia Indah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Surakarta Hari Prihatno mengaku, gembira dengan kehadiran lokomotif D 1410 sebagai cadangan lokomotif C 1218 yang selama ini menarik rangkaian KA Wisata Jaladara. Kehadiran lokomotif D 1410 memungkinkan rangkaian KA Wisata Jaladara bisa menempuh perjalanan lebih jauh hingga ke Wonogiri dari Solo. Selama ini  rangkaian KA sejenis yang ditarik lokomotif C 1218 hanya melayani rute Stasiun Purwosari – Stasiun Kota.

“Pemkot Surakarta sudah mempersiapkan langkah selanjutnya yakni melakukan pertemuan dengan Dishub Wonogiri dan Sukoharjo. Dalam tempo dekat bakal dilakukan pertemuan lagi guna memastikan pengoperasian KA Wisata Jaladara menggunakan Lokomotif D 1410,” jelasnya. (baw)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *