UNGARAN, Cakram.net – Polres Semarang membagikan sabun untuk cuci tangan saat melakukan sosialisasi menjaga kesehatan di Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran menyusul merebaknya kasus virus corona atau COVID-19. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Semarang.
“Total kita bagikan 2.500 sabun untuk cuci tangan. Ini kita lakukan serentak ke sekolah-sekolah mulai TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Tapi sasaran sosialisasi dan pembagian sabun hanya kita ambil sampel ke beberapa sekolah saja,” ungkap Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, Jumat (13/3/20200).
Kapolres menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah mensosialisasikan kepada warga masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan menjaga kebersihan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulus terhadap warga dan teman-teman di daerah lain untuk bersama-sama menjaga kebersihan,” katanya.
Selain pembagian sabun ke sekolah-sekolah, lanjut Kapolres, pihaknya juga memberikan sabun di tempat umum seperti perempatan jalan, alun-alun, dan pasar tradisional.
Saat menggelar sosialisasi di UNW Ungaran, Kapolres didampingi sejumlah anggotanya juga memberikan edukasi cara mencuci tangan yang benar. “Rajin cuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir bisa mencegah penyebaran virus corona maupun bakteri,” jelasnya.
Disinggung soal ketersedian masker di Kabupaten Semarang, Kapolres menyatakan jajaran Polres Semarang sudah melakukan pengecekan ke sejumlah apotek dan distributor. Hasil pengecekan diketahui dari pabrik masker memang sudah habis sehingga stok masker menipis akibat banyaknya permintaan.
“Meskipun stok masker menipis, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan insyaallah penyebaran virus tidak terjadi di wilayah Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Semarang,” tandasnya.
Menurut Kapolres, pihaknya belum menemukan indikasi penimbunan masker di Kabupaten Semarang. Namun pihaknya tetap akan melakukan pengecekan. “Di Kabupaten Semarang belum ditemukan adanya penimbunan masker,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNW Ungaran, Prof Subyantoro menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Polres Semarang tersebut.
“Saya kira ini kegiatan yang sangat positif, paling tidak sebagai bagian dari implementasi polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Insyaallah Universitas Ngudi Waluyo sangat mendukung, karena sesuai dengan visi UNW sebagai kampus berbudaya sehat,” katanya. (dhi)
