Bupati Semarang Minta Kades Pastikan Bantuan Bahan Kebutuhan Pokok Merata dan Tepat Sasaran

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang dr Mundjirin meminta para kepala desa (kades) dan lurah untuk mengawasi serta memastikan bantuan bahan kebutuhan pokok bagi warga terdampak COVID-19 merata dan tepat sasaran. Bantuan yang antara lain berisi beras, telur dan gula itu harus bisa menjamin ketersediaan bahan pokok bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kita siapkan seratus ribu paket bahan kebutuhan pokok. Saat ini bantuan sudah siap disalurkan sekitar 49 ribu paket. Yang terpenting bantuan harus merata dan tepat sasaran,” tandas Bupati saat melepas pendistribusian paket bantuan bahan kebutuhan pokok di aula Kantor Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/4/2020).

Bupati juga meminta para kades dan lurah untuk mengatur tata cara pembagian paket bahan kebutuhan pokok dengan baik. Kades dan lurah agar tidak menciptakan atau menghindari adanya kerumunan massa dan memperhatikan physical distancing.

“Kalau masih ada warga yang perlu dibantu, kades atau lurah bisa mengusulkan ke dinas sosial. Sehingga bantuan dapat menjangkau sebanyak mungkin warga yang membutuhkan,” katanya.

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bawen, Jarwanto menambahkan sebanyak 4.143 paket bantuan sembako siap dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di wilayah Kecamatan Bawen. Usulan warga penerima bantuan telah diverifikasi dan tidak tumpang tindih dengan bantuan jaring pengaman sosial lainnya dari pemerintah.

“Jadi warga yang telah menerima bantusn PKH, BPNT dan bantuan langsung tunai dari pemerintah tidak menerima paket ini,” ungkapnya.

Menurut Jarwanto, pendataan secara progresif terus dilakukan agar dapat menjangkau sebanyak mungkin warga yang pendapatannya berkurang karena lesunya perekonomian dampak pandemi COVID-19.

Sementara itu, Lurah Bawen Suhartono mengatakan ada warga terdampak di wilayahnya yang tidak bisa menerima bantuan.

“Sebab mereka adalah warga pendatang yang kost atau kontrak rumah di Kelurahan Bawen. Tapi sebagian telah dibantu warga asli setempat,” ujarnya. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *