PDIP Kabupaten Semarang Gotong Royong Cegah Penyebaran COVID-19

UNGARAN, Cakram.net – Kader PDI Perjuangan di Kabupaten Semarang bergotong royong melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Selain penyemprotan disinfektan, PDIP Kabupaten Semarang juga membagikan masker, hand sanitizer, dan stiker berisi enam langkah cuci tangan dengan benar ke masyarakat.

“Kami merasi prihatin adanya penyebaran virus corona (COVID19). PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, baik DPC, Fraksi PDIP, Komunitas Juang, Banteng Muda Indonesia, Baguna dan elemen lainnya bergotong royong untuk bersama-sama membantu masyarakat agar penyebaran virus corona di Kabupaten Semarang tidak meluas,” kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha usai rapat di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Semarang di Bawen, Sabtu (4/4/2020).

Nugraha menyampaikan, dari hasil gotong royong untuk pengadaan cairan disinfektan, hand sanitizer, masker, sprayer, dan pembuatan stiker berisi enam langkah cara cuci tangan yang benar. Semua itu untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Semarang.

“Sampai hari ini terkumpul sekitar 1.500 liter cairan disinfektan, sebagiaan sudah dibantukan dan digunakan untuk penyemprotan ke masyarakat, kita punya 35 sprayer atau alat semprot. Sedangkan masker yang telah kita bagi ke masyarakat sekitar 3.000 masker, kemudian 3.500 paket hand sanitizer dan 20 ribu lembar stiker berisi enam langkah cuci tangan dengan benar,” ungkap Nugraha yang juga Wakil Bupati Semarang.

Nugraha mengatakan, PDIP Kabupaten Semarang bersama dengan Banteng Muda Indonesia, Komunitas Juang, Baguna sebagai organisasi sayap partai telah melakukan penyemprotan disinfektan di 19 kecamatan wilayah Kabupaten Semarang. Selain pasar tradisional, sasaran peyemprotan disinfektan juga dilakukan di tempat ibadah dan permukiman warga seperti di Getasan, Tengaran, Ambarawa, Bandungan, dan Ungaran.

“Untuk penyemprotan disinfektan sudah hampir merata di 19 kecamatan dengan melibatkan kader PDI Perjuangan dan relawan lainnya termasuk kerja sama dengan Ansor dan Banser. Kadang di lapangan kita ketemu BPBD, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran,” bebernya.

Nugraha meminta kader PDIP di Kabupaten Semarang membantu memberikan sosialisasi dan psemahaman mengenai COVID-19 agar masyarakat tetap tenang dan tidak takut.

“Kita secara bersama-sama kader PDIP di tingkat kabupaten sampai kelurahan agar membantu warga yang membutuhkan upaya pencegahan COVID-19. Penyemprotan disinfektan secara bertahap akan kita lakukan terus,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menambahkan, sejauh ini sosialisasi tentang pencegahan maupun penanganan COVID-19 yang dilakukan Pemkab Semarang masih kurang. Sebab masih ada masyarakat yang belum paham soal COVID-19 sehingga belum tumbuh kesadaran untuk melakukan pencegahan dan penanganan.

“Selain sosialisai soal pencegahan dan penanganan COVID-19, kita minta kader PDIP ikut membantu mendata warga Kabupaten Semarang yang mudik untuk disampaikan ke pemerintah desa dan kecamatan. Kita akan berdayakan struktur partai sampai anak ranting, paling tidak mereka mendata keluarganya sendiri jika ada yang mudik sekaligus memberikan pemahaman agar melakukan karantina selama 14 hari,” imbuhnya. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *