Bawaslu Kabupaten Semarang Awasi Tindaklanjut Rekomendasi KASN

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – Bawaslu Kabupaten Semarang akan mengawasi tindak lanjut rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) oleh Bupati Semarang selaku pejabat pembina kepegawaian di Pemkab Semarang. Pengawasan dilakukan menyusul keluarnya surat rekomendasi KASN Nomor R-1694/KASN/6/2020 perihal Rekomendasi atas Pelanggaran Netralitas ASN a.n Drs. H. Gunawan Wibisono, M.M tertanggal 12 Juni 2020.

“Pasca keluarnya rekomendasi KASN, Bawaslu Kabupaten Semarang secara sendiri maupun bersama dengan KASN akan melakukan monitoring atas tindaklanjut rekomendasi KASN oleh pejabat pembina kepegawaian,” tandas Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto melalui keterangan tertulis, Jumat (19/6/2020).

Agus mengungkapkan, Bawaslu Kabupaten Semarang sudah melakukan klarifikasi terhadap 12 orang yang dinilai keterkaitan dengan beredarnya alat peraga sosialisasi berupa baliho bergambar Gunawan Wibisino. Selain dari pimpinan partai politik, pihaknya juga meminta keterangan tim relawan, bakal calon Bupati Semarang Bintang Narsasi Mundjirin dan bakal calon Wakil Bupati Semarang Gunawan Wibisono.

“Dari keterangan saksi, pengakuan terlapor dan bukti lainnya diperoleh fakta bahwa Gunawan Wibisono terbukti sebagai bakal calon Wakil Bupati Semarang,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Agus, hasil pemeriksaan Bawaslu juga terbukti bahwa alat peraga sosialisasi berupa

baliho, banner dan spanduk yang terpasang di wilayah Kabupaten Semarang adalah alat peraga

sosialisasi milik pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang Bintang Narsasi Mundjirin-Gunawan Wibisono.

“Hasil kajian Bawaslu Kabupaten Semarang disimpulkan bahwa adanya alat peraga sosialisasi yang memuat foto diri Gunawan Wibisono telah terpenuhi unsur pelanggaran Peraturan Pemerintah RI Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil,” jelasnya.

Mendasari kesimpulan hasil kajian tersebut, kata Agus, Bawaslu Kabupaten Semarang meneruskan rekomendasi kepada KASN untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seperti diberitakan, KASN merekomendasikan kepada Bupati Semarang dr Mundjirin untuk menjatuhkan hukuman disiplin sedang kepada Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono terkait pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN).

KASN juga merekomendasikan kepada bupati untuk memerintahkan Gunawan Wibisono agar melaksanakan cuti di luar tanggungan negara, melakukan pengawasan dan mengimbau segenap ASN untuk menjaga netralitas, serta memberikan tindakan tegas terhadap ASN yang tidak netral.

“Surat rekomendasi tersebut tindak lanjut atas surat penerusan pelanggaran di luar Perundang-Undangan Pemilihan yang dikirimkan Bawaslu Kabupaten Semarang tertanggal 18 Mei 2020. Bawaslu Kabupaten Semarang sejak Rabu (13/05/2020) hingga Sabtu (16/05/2020) telah melakukan serangkaian proses penanganan dugaan pelanggaran netralitas ASN atas temuan dugaan pelanggaran nomor 02/TM/PB/Kab/14.29/V/2020,” ungkap Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Semarang, Syahrul Munir, Kamis (18/6/2020). (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *