Sembilan Orang Reaktif Dalam Rapid Test Kedua di 14 Pasar Tradisional Sleman

Berbagi berita ...

SLEMAN,Cakram.net – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman kembali melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) di 14 pasar tradisional, hari ini.

“Pada RDT di 14 pasar hari ini diikuti oleh 580 pedagang pasar, dengan hasil sembilan orang reaktif COVID-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Rabu (17/6/2020).

Selain RDT di pasar tradisional, tim gugus tugas hari ini juga melaksanakan pemantauan dan sosialisasi protokol kesehatan di Pasar Prambanan mulai pukul 03.00 sampai pukul 06.00 WIB.

“Kegiatan difokuskan untuk mengingatkan dan menegur semua pengunjung Pasar Prambanan agar memakai masker. Pedagang luar daerah wajib melengkapi diri dengan surat keterangan sehat/hasil ‘rapid test’ (tes cepat),” katanya.

Ia mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memantau dan mengidentifikasi penyebaran COVID-19 di daerah setempat dengan menyasar pasar tradisional.

Dalam pelaksanaan RDT, masing-masing pasar tradisional diambil 50 pedagang pasar sebagai sampel untuk dilakukan tes.

Adapun pedagang pasar yang menjadi sampel tersebut, dipilih berdasarkan aktivitas pedagang yang melibatkan pihak lain di luar wilayah Kabupaten Sleman.

“Pada RDT pelaksanaan upayakan yang dipilih adalah pedagang-pedagang yang sering melakukan transaksi dengan pedagang dari luar Sleman,” katanya.

Ia mencontohkan Pasar Prambanan yang memiliki jam operasional 24 jam itu memiliki penyuplai dagangan dari berbagai wilayah dan berbagai kota.

“Hal tersebut dinilai bisa menjadi potensi dan menjadi sasaran dalam pemilihan sampel RDT,” katanya. (Ant/Cakram)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *