Tindaklanjuti Rekomendasi KASN, Bupati Berikan Sanksi kepada Sekda Kabupaten Semarang Bertahap

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang dr Mundjirin mengaku sudah menerima rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pelanggaran netralitas ASN yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono. Pihaknya sudah menindaklanjuti rekomendasi itu dengan memberikan sanksi kepada Sekda Kabupaten Semarang secara bertahap.

“Ada teguran dari KASN diharapkan untuk ada sanksi hukuman sedang, kita sudah terapkan. Lagi dibaca sanksi sedang itu apa saja, kalau tidak salah ada tiga tahapan sanksinya. Nanti kita terapkan sanksi bertahap,” kata bupati usai menghadiri acara Deklarasi Pilkada Damai dan Launching Pilkada Serentak Lanjutan Tahun 2020 di Kantor KPU Kabupaten Semarang, Selasa (23/6/2020).

Bupati mengatakan, sanksi akan diterapkan mulai tahap pertama. Bila sanksi tahap pertama tidak dilaksanakan maka dilanjutkan sanksi tahap kedua.

“Kalau sanksi tahap kedua tidak berjalan akan dikenakan sanksi tahap ketiga,” ujarnya.

Ditanya apakah sudah memerintahkan Sekda Kabupaten Semarang melaksanakan cuti diluar tanggungan negara, Bupati menyatakan pihaknya menerapkan sanksi hukuman sedang terlebih dahulu.

“Kalau cutinya nanti berikutnya, yang sanksi sedang dahulu dijalankan atau tidak. Kalau tidak ya diteruskan sanksi berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang M Talkhis mengatakan bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian di Pemkab Semarang diberikan waktu selama 14 hari untuk melaksanakan rekomendasi KASN.

“Untuk pengawasan rekomendasi KASN, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah. Kita berkomunikasi dengan bupati, pelaksanaan rekomendasi oleh bupati seperti apa,” ujarnya.

Talkhis mengungkapkan, KASN merekomendasikan kepada Bupati Semarang dr Mundjirin untuk menjatuhkan hukuman disiplin sedang kepada Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono terkait pelanggaran netralitas ASN. Selain itu, KASN merekomendasikan kepada bupati untuk memerintahkan Gunawan Wibisono agar melaksanakan cuti di luar tanggungan negara, melakukan pengawasan dan mengimbau segenap ASN untuk menjaga netralitas, serta memberikan tindakan tegas terhadap ASN yang tidak netral.

Rekomendasi KASN itu tertuang dalam dalam surat rekomendasi KASN Nomor R-1694/KASN/6/2020 perihal Rekomendasi atas Pelanggaran Netralitas ASN a.n Drs. H. Gunawan Wibisono, M.M tertanggal 12 Juni 2020. Surat rekomendasi KASN tersebut tindak lanjut atas surat penerusan pelanggaran di luar Perundang-Undangan Pemilihan yang dikirimkan Bawaslu Kabupaten Semarang tertanggal 18 Mei 2020. (dhi/Carkam)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *