UNGARAN, Cakram.net – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Dia juga mengingatkan pentingnya untuk mempererat persaudaraan dan persatuan di tengah pandemi COVID-19.
“Bapak ibu menyampaikan aspirasinya ke kami itu tidak salah dan kami akan mengawal sampai tuntas ketika ada permasalahan. Selama pandemi ini kita harus mempererat persaudaraan,” kata Kribo, panggilan akrab Bambang Kusriyanto saat sosialisasi protokol kesehatan dan memberikan bantuan masker, hand sanitizer, dan face shield kepada warga di Perumahan Griya Sakinah, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Sabtu (26/9/2020) sore.
Kribo mengaku dirinya ikut berperan aktif untuk menekan peningkatan kasus COVID-19. Ia meminta masyarakat tidak mengucilkan bila ada warganya yang terpapar COVID-19.
“Inginnya dalam bermasyarakat itu nyaman, saling sapa dengan tetangga, saling menghormati tanpa membedakan agama, suku, dan warna kulit. Sebab tetangga itu ya saudara, kalau kita mati yang ribet mengurusi pasti tetangganya dulu,” ujarnya.
Berdasarkan laman https://corona.semarangkab.go.id per Sabtu (26/9/2020) pukul 13.00 WIB disebutkan ada 831 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Semarang. Rinciannya, 34 orang dirawat, 94 orang menjalani isolasi mandiri di rumah singgah, 645 orang dinyatakan sembuh, dan 58 orang meninggal terkonfirmasi positif COVID-19. Disebutkan pula ada 19 orang warga yang masih dirawat dan menunggu hasil laboratorium.
“Pemprov Jateng sudah mengalokasikan anggaran Rp1,3 triliun untuk bantuan sembako bagi masyarakat terdampak COVID-19. Anggaran itu digunakan untuk mendukung program bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) sampai Oktober 2020,” ungkap Kribo yang melakukan sosialisasi protokol kesehatan didampingi Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dan anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang dari Dapil 1.
Pada kesempatan itu, Kribo menyatakan momentum Pilkada Semarang 2020 harus disikapi secara baik. Warga harus menghormati adanya perbedaan dan selalu menjaga kondusifitas.
“Pilkada itu menentukan pemimpin, bukan manajer. Pemimpin itu leader, jadi harus ngayomi, ngayahi lan nglayani. Kalau manajer, setiap Sabtu minta setoran kepada marketing,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RT 12 RW VI Perumahan Griya Sakinah, Bambang Tri Kuncoro mengucapkan terima kasih telah mendapatkan bantuan masker, hand sanitizer dan face shield.
“Kami mengucapkan terima kasih. Perumahan ini satu RT dihuni lebih dari 90 KK, warga tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya. (dhi/Cakram)
