BANTUL, Cakram.net – Objek wisata Puncak Sosok di Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta diusulkan untuk menerima penghargaan dalam Anugerah Pesona Indonesia 2020 kategori Dataran Tinggi Terpopuler dari Kementerian Pariwisata.
“Sejarahnya Puncak Sosok jadi pertimbangan, karena memenuhi kategori penghargaan API (Anugerah Pesona Indonesia) yang diberikan tiap tahunnya oleh Kemenpar,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Annihayah saat dikonfirmasi di Bantul, Selasa (8/9/2020).
Menurut dia, pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia sebelumnya diminta untuk berpartisipasi dalam lomba API yang tiap tahun diadakan, sehingga Bantul mengusulkan wisaa Puncak Sosok yang menawarkan pemandangan Yogyakarta dari ketinggian.
“Dari sisi aspek inovasi yang dilakukan oleh Desa Bawuran, destinasi Puncak Sosok memanfaatkan lahan tandus untuk track downhill yang menantang. Disamping itu, pada malam hari terlihat ‘view’ Kota Yogyakarta yang cukup indah,” katanya.
Dia mengatakan, selain itu, lahan kawasan Puncak Sosok yang semula dijauhi masyarakat karena berbatasan dengan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) Piyungan, ternyata menyimpan potensi wisata yang menjadi daya tarik.
“Sehingga Puncak Sosok sebagai destinasi yang memenuhi syarat 4 W dan 1 H, dapat menjadi alternatif tujuan wisata, terutama untuk anak muda,” katanya.
Dia juga mengatakan, sebab wisatawan yang berkunjung ke Puncak Sosok bisa sambil menikmati panorama Yogyakarta di malam hari, juga bisa menikmati sajian pertunjukan musik langsung sambil menikmati makanan khas tradisional.
Dia mengatakan, Puncak Sosok yang merupakan destinasi baru di wilayah Bantul juga dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar, meski begitu objek ini baru dibuka kembali pada 5 September setelah ditutup beberapa bulan akibat pandemi COVID-19.
“Untuk sarana pendukung protokol kesehatan sudah diverifikasi bersama Dinas Pariwisata DIY dan petugas terkait, yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satgas (Satuan Tugas) COVID-19 desa dan kecamatan,” katanya. (Ant/Cakram)
