Bawaslu: Waspadai Politik Uang Saat Masa Tenang Pilkada

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net  – Bawaslu Kabupaten Semarang akan mengintensifkan patroli pengawasan di media sosial dan pengawasan anti politik uang selama masa tenang Pilkada Kabupaten Semarang pada 6-8 Desember 2020. Selain kemungkinan masih adanya kampanye, salah satu yang perlu diwaspadai pada masa tenang adalah adanya praktik politik uang untuk mempengaruhi pemilih dalam menentukan pilihannya.

“Yang perlu diwaspadai pada masa tenang pilkada adalah praktik politik uang dengan cara memberikan uang dan materi lainnya kepada pemilih dengan tujuan untuk mempengaruhi pilihan mereka. Kita akan patroli pengawasan anti politik uang pada masa tenang, ini sebagai ikhtiar Bawaslu dalam memberikan sosialiasi kepada masyarakat terkait dampak politik uang,” kata Koordinator Divisi Hukum, Humas Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Semarang, Andi Gatot Anjas Budiman dalam rilisnya, Senin (7/12/2020).

Sesuai ketentuan PKPU Nomor 4 Tahun 2017, ungkap Andi, selama masa tenang juga dilarang melakukan aktivitas kampanye dalam bentuk apa pun. Tim gabungan terdiri dari KPU, Bawaslu, Polres Semarang, Dishub, DPU serta Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang telah melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pilkada secara serempak pada Minggu (6/12/2020).

“Tercatat sebanyak 8.534 APK yang telah diturunkan oleh tim gabungan, baik berupa  baliho, banner, dan  spanduk. Bertindak sebagai koordinator penertiban adalah KPU Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Kata Andi, Bawaslu memastikan seluruh medsos paslon telah dinonaktifkan. Selain itu, media cetak, elektronik dan lembaga penyiaran juga tidak menyiarkan iklan, rekam jejak partai politik atau gabungan partai politik.

“Termasuk tidak menyiarkan pasangan calon dan/atau tim kampanye maupun bentuk lain yang mengarah kepada kepentingan kampanye yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon,” ungkapnya.

Selama masa tenang, kata Andi, Bawaslu Kabupaten Semarang menginsentifkan kegiatan patroli pengawasan. Bawaslu telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengawas untuk memberikan himbauan secara masif melalui media sosial resmi dan media sosial pribadi tentang larangan-larangan pada masa tenang pilkada. (dhi/Cakram)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *