Bupati Semarang Imbau Pekerja Pabrik Tidak Golput

Berbagi berita ...

UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang dr Mundjirin menghimbau para pekerja pabrik yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak suaranya saat pemungutan suara Pilkada Serentak 2020. Pemerintah telah memberikan kesempatan dengan menetapkan tanggal 9 Desember 2020 sebagai hari libur nasional.

“Para pekerja jangan sampai golput. Mari kita jadikan pilkada kali ini lebih bermutu dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya saat sosialisasi pemilihan kepala daerah kepada para pekerja pabrik di aula pertemuan Kampung Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/12/2020).

Sosialisasi diikuti puluhan perwakilan pekerja dari beberapa serikat pekerja dan Apindo. Acara dihadiri Ketua KPU Maskup Asyadi dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jarot Supriyoto.

Bupati mengatakan, para penyelenggara pilkada harus terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada para pemilih saat pemungutan suara nanti. Sehingga diharapkan pilkada dapat berjalan lancar tanpa ada dampak buruk.

Ketua KPU Maskup Asyadi mengungkapkan pada Pemilu Serentak 2019 lalu tingkat partisipasi para pekerja untuk memilih terhitung rendah. Karena di beberapa titik wilayah kecamatan yang memiliki jumlah pabrik banyak justru partipasinya rendah.

“Sesuai Keppres Nomor 22 Tahun 2020, pemungutan suara pilkada serentak tahun ini dinyatakan sebagai libur nasional. Kami berharap pengaturan itu dapat mendongkrak tingkat partisipasi para pemilih pekerja,” katanya.

Meski pilkada digelar di masa pandemi Covid-19, Maskup tetap optimistis akan mendorong peningkatan partisipasi pemilih secara keseluruhan. Seperti yang terjadi di Amerika Serikat dan Korea Selatan yang juga menggelar pemilu.

“Target partisipasi pemilih oleh KPU ditetapkan 77,5 persen. Kita berharap di Kabupaten Semarang dapat lebih, atau menyamai hasil saat pemilu serentak tahun 2019 yang nyaris mencapai 87 persen,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Disnaker Kabupaten Semarang, Jarot Supriyoto mengatakan pihaknya telah mengirim surat edaran ke seluruh pimpinan perusahaan terkait Keppres Nomor 22 Tahun 2020. “Kami juga mengirimkan surat untuk memberikan kemudahan izin kepada karyawan yang ditunjuk sebagai petugas KPPS,” ujarnya. (dhi/Cakram)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *