2.996 Nakes Di Kabupaten Semarang Sudah Divaksin COVID-19

UNGARAN, Cakram.net – Sebanyak 2.996 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Semarang sudah divaksin COVID-19 pada tahap pertama termin pertama. Sehingga jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Semarang yang sudah mengikuti vaksinasi mencapai 75,05 persen dari sasaran sebanyak 3.992 nakes.

“Sasaran vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Semarang berdasarkan dashboard satu data dari Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sebanyak 3.992 orang. Per hari ini, 27 Januari 2021 sudah dilakukan vaksinasi sebanyak 2.996 tenaga kesehatan atau 75 persen,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, dr Ani Rahardjo dalam konferensi pers di Posko Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Semarang di komplek Setda Kabupaten Semarang, Rabu (27/1/2021).

Ani menyebutkan, tenaga kesehatan yagn belum tervaksinasi karena kriteria eksklusi atau belum memenuhi  syarat sebanyak 316 orang atau 7,29 persen. Kriteria eksklusi itu misalnya calon penerima vaksin mengidap diabetes, jantung, atau penyintas COVID-19.

“Ada juga kelompok yang ditunda karena saat  diperiksa kesehatannya didapati tensinya masih tinggi dan saat akan divaksin kondisinya sedang demam. Jumlahnya ada 369 orang atau 9,02 persen,” jelasnya.

Menurut Ani, dalam pelaksanaan vaksinasi juga masih ada kendala terkait sistem aplikasi Primary Care (p-care) versi vaksin COVID-19. Karena banyak tenaga kesehatan yang belum bisa terakses masuk dalam aplikasi p-care.

“Masih ada 257  tenaga kesehatan atau 6,5 persen yang belum bisa diakses aplikasi p-care. Syarat untuk bisa divaksinasi apabila NIK dimasukkan muncul dalam aplikasi p-care. Itu masih menjadi masalah,” bebernya.

Selain itu, lanjut Ani, masalah lain adalah cakupan riil di Kabupaten Semarang sebesar 75,05 persen tetapi di dashoard satu data nasional hanya muncul 60,80 persen.

“Data yang kita input di aplikasi belum semuanya terbaca di dashboard satu data KPCPEN. Padahal realitanya kita sudah melakukan vaksinasi 75,05 persen,” ujarnya.

Disinggung soal jumlah vaksin, Ani memastikan aman untuk dua kali penyuntikan pada penerima vaksin tahap pertama. Karena Kabupaten Semarang mendapatkan 8.000 dosis.

“Untuk dua kali dosis cukup,” ucapnya.

Kata Ani, untuk pelaksanaan vaksinasi termin kedua sudah mendapatkan pemberitahuan lewat SMS pada 1 Februari 2021. Karena pencanangan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Semarang pada 14 Januari 2021.

“Untuk suntikan kedua tanggal 1 Februari 2021. Selanjutnya teman-teman nakes lain mengikuti,” imbuhnya. (dhi)

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *