UNGARAN, Cakram.net – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, dr Ani Rahardjo menyebutkan sebanyak 80.943 warga lanjut usia (lansia) menjadi sasaran target vaksinasi Covid-19. Hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Kabupaten Semarang sudah mencapai 10.740 orang.
“Lansia menjadi super prioritas vaksinasi. Setiap dua minggu sekali kita dapat kiriman vaksin dari provinsi, sebagian besar digunakan untuk lansia termasuk warga berusia diatas 60 tahun. Nanti kita sisihkan sebagian untuk pelayan publik,” ungkapnya, Selasa (16/3/2021).
Kata Ani, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia tersebut sesuai arahan dari pemerintah pusat. Menurutnya kebijakan pemerintah pusat bersifat dinamis.
Ketika ada instruksi vaksinasi bagi guru maupun siswa, lanjut Ani, pihaknya akan menindaklanjuti. Terlebih Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI menargetkan semua sekolah di Indonesia bisa menggelar pembelajaran tatap muka bertahap pada awal tahun ajaran baru Juli 2021 jika seluruh guru, staf sekolah, dan siswa telah disuntik vaksin Covid-19.
“Ketika ada instruksi akan kami kerjakan, yang jelas setiap Senin ada video konferensi khusus Covid-19 dengan Menteri Kesehatan, Mendagri, Gubernur, Walikota, dan Bupati. Kami selalu diajak, prinsipnya Dinas Kesehatan selalu mengikuti arahan yang dinamis itu,” katanya.
Pada video konferensi belum lama ini ada arahan terbaru dari pemerintah pusat tentang vaksinasi calon jamaah haji diatas umur 60 tahun. Hal itu sudah dikerjakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.
Ani mengimbau kepada masyarakat yang sudah mendapat vaksin Covid-19 untuk tetap memperhatikan dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
“Angka terkomfirmasi positif Covid-19 bisa turun karena penerapan protokol kesehatan ketat ditambah vaksin. Setelah mendapat vaksin harus tetap disiplin protokol kesehatan,” tandas Ani.
Terkait vaksinasi tenaga kesehatan, Ani menyebutkan untuk dosis pertama sudah berjalan 4.144 orang dari target sasaran. Untuk sasaran vaksinasi pelayanan publik di Kabupaten Semarang sebanyak 64.412 orang.
“Dari jumlah itu yang sudah divaksin dosis satu ada 5.153 orang, meliputi OPD (organisasi perangkat daerah), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagian kecil pedagang. Untuk guru dan pelaku wisata belum, karena kita fokus di warga lansia,” terangnya. (dhi)
