UNGARAN, Cakram.net – Bupati Semarang Ngesti Nugraha berharap ada penambahan alokasi vaksin untuk percepatan vaksinasi Covid-19 bagi warga Kabupaten Semarang. Sasaran vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Semarang ditargetkan mencapai 806.000 orang.
“Target vaksinasi di Kabupaten Semarang sekitar 806.000, kemudian sampai kemarin untuk yang vaksinasi tahap pertama baru sekitar 115 ribu orang atau 14 persen. Untuk vaksinasi tahap kedua baru sekitar 76.000 orang,” ungkapnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pekerja sektor pariwisata Kabupaten Semarang di Banaran Sky View, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis 22 Juli 2021.
Bupati mengakui, capaian pelaksanaan vaksinasi tersebut belum maksimal. Pihaknya berharap droping vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dapat dimaksimalkan untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi di Bumi Serasi.
“Kami sangat berharap droping vaksin dari Kementerian Kesehatan bisa dimaksimalkan. Sehingga Kabupaten Semarang juga mendapatkan tambahan alokasi vaksin Covid-19 untuk percepatan vaksinasi bagi masyarakat,” harapnya.
Bupati mengatakan, adanya program vaksinasi massal di luar vaksinasi yang selama ini sudah dilaksanakan oleh Pemkab Semarang, seperti yang dilakukan oleh TNI, Polri, Walubi maupun BUMN, sangat membanatu dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Semarang.
“Adanya kegiatan vaksinasi seperti yang dilaksanakan PTPN IX, Dyandra Banaran Nusantara, BPC PHRI Kabupaten Semarang dan Kodam IV/Diponegoro hari ini sangat membantu Pemkab Semarang dalam upaya percepatan vaksinasi,” katanya.
Bupati menyampaikan, Pemkab Semarang terus melakukan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terkait stok vaksin serta program vaksinasi di Kabupaten Semarang. Tidak hanya komunikasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang dengan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, namun dirinya juga komunikasi lagsung dengan Gubernur Jawa Tengah.
“Kami sudah meminta kepada Pemprov Jawa Tengah agar bisa menambah stok vaksin Covid-19,” ucapnya.
Jika permintaan penambahan stok atau alokasi vaksin tersebut bisa dipenuhi, kata Bupati, Pemkab Semarang bisa mengoptimalkan upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Semarang. Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Semarang per hari yang selama ini hanya menjangkau sekitar 2.500 orang akan dinaikkan menjadi 5.000 orang per hari.
“Namun untuk mengoptimalkan target vaksinasi masih terkendala ketersediaan vaksin. Kalau penambahan alokasi vaksin dapat dipenuhi, kita akan berupaya maksimal untuk melakukan percepatan vaksinasi,” ujarnya. (dhi)
