YOGYAKARTA, Cakram.net – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam memberikan dan membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok kepada para siswa terus dilakukan. Kali ini upaya tersebut dibuktikan dengan digelarnya vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di SMPN 8 Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan Pemkot Yogyakarta terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia 12 hingga 18 tahun.Sasaran vaksinasi di pelajar di sekolah tidak hanya bagi penduduk Kota Yogyakarta saja, tetapi seluruh siswa, baik yang merupakan penduduk kota maupun luar kota.
“Program vaksinasi ini tidak sebatas menyasar warga dengan KTP Kota Yogya saja. Jadi meskipun ada siswa KTP di luar Kota Yogya tapi dia sekolah di Kota Yogya tetap kita berikan vaksin,” ungkapnya, dilansir dari laman Pemkot Yogyakarta, Senin 19 Juli 2021.
Ia mengungkap sampai dengan hari Sabtu 17 Juli 2021, total masyarakat yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama oleh tim vaksinator Kota Yogyakarta sebanyak 192.984 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.739 orang adalah remaja usia 12-17 tahun.
“Sedangkan untuk dosis kedua, jumlah masyarakat yang telah divaksin adalah sebanyak 105.830 orang. Sehingga total telah dilakukan vaksinasi sebanyak 298.814 penduduk,” bebernya.
Saat ini, lanjutnya, estimasi kapasitas pemberian vaksin di Kota Yogyakarta sebanyak 2.000 orang per hari. Vaksinasi dilaksanakan oleh 18 Puskesmas, 13 Rumah Sakit serta 2 klinik TNI/Polri.
“Sehingga dengan rata-rata warga yang divaksinasi adalah 14.000 per minggu, mudah-mudahan pada tanggal 17 Agustus 2021 nanti Kota Yogya akan semakin mendekati fase herd immunity. Tujuannya, jika masyarakat sudah memiliki kekebalan, maka penyebaran virus dapat ditekan,” katanya.
Ia menjelaskan pada vaksinasi kali ini, vaksin yang digunakan masih sama dengan vaksinasi pelajar yang digelar di SMAN 1 Yogyakarta beberapa waktu lalu, yakni vaksin jenis Sinovac.
“Vaksin Sinovac dari Bio Farma ini sudah menjalani uji klinis yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan oleh lembaga verifikasi kesehatan internasional, dan telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM, serta serifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia,” jelasnya.
Ke depan, pelaksanaan vaksinasi bagi remaja di Kota Yogyakarta akan digelar di tiap sekolah dimulai dari tingkat SMP baik negeri maupun swasta setelah 23 Juli 2021 sampai dengan awal Agustus 2021.
Wali Kota pun mengajak para siswa agar tidak perlu takut divaksin demi melindungi diri sendiri, teman, dan keluarga. “Dengan divaksin, berarti adik-adik sudah menjadi patriot dalam ikut menyelamatkan generasi masa depan bangsa,” ujarnya. (Cakram)
