BOYOLALI, Cakram.net – Sebanyak 2.000 orang warga lereng Merapi yang berada di Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Selo menerima suntikan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi tersebut diberikan untuk 1.000 orang warga Kecamatan Selo dan 1.000 warga Kecamatan Cepogo.
Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengatakan vaksinasi tersebut merupakan salah satu program pemerintah dalam percepatan program vaksinasi untuk penanggulangan pandemi Covid-19.
“Vaksin yang digunakan di Kecamatan Selo dan Cepogo ini adalah vaksin dari Polri yang sebenarnya diprioritaskan untuk vaksin kedua. Karena jeda waktunya masih panjang, saya berinisiatif untuk vaksinasi dosis pertama di sini,” ungkapnya, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Minggu 8 Agustus 2021.
Vaksin jenis Sinnovac yang digunakan kali ini adalah 1.000 dosis yang berasal dari Polri dan 1.000 dosis dari TNI.
Kapolres mengungkapkan, pihaknya mendapat masukan jika kesadaran masyarakat Kecamatan Selo dan Cepogo masih kurang dalam program vaksinasi. Saat ini masih banyak beredar informasi keliru yang diterima warga.
“Vaksinasi itu wajib untuk mengendalikan Covid-19. Supaya Covid-19 di Indonesia bisa terkendali, pemerintah membuat langkah strategi memaksimalkan vaksinasi pertama dan kedua ditambah penerapan protokol 5M yang kita maksimalkan,” tegas Morry.
Untuk pelaksanaan vaksinasi wilayah Kecamatan Cepogo dipusatkan di Pondok Pesantren Doglo Kecamatan Cepogo yang berada di lereng Merbabu. Sedianya kegiatan vaksinasi Covid-19 pada hari ini akan ditinjau langsung oleh Kapolri dan Panglima TNI, namun karena ada suatu hal peninjauan tersebut dibatalkan. (Cakram)
