BOYOLALI, Cakram.net – Bupati Boyolali M Said Hidayat melantik dan mengambil sumpah/janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau setingkat eselon II B di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Senin 16 Agustus 2021. Pelantikan pejabat yang digelar di ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali ini sudah mengantongi izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) karena masa jabatan Bupati Boyolali belum enam bulan.
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, pergeseran pejabat tersebut sudah melalui pertimbangan yang matang. Sehingga para pejabat diharapkan tidak berkecil hati dengan jabatan baru yang diembannya.
“Penyegaran dalam satu organisasi, apalagi organisasi pemerintahan adalah hal yang wajar. Tujuan kita untuk meneruskan laju dan jalannya pembangunan di Kabupaten Boyolali, kita segerakan, kita berkomitmen bersama, di manapun tempat itu adalah tugas tanggung jawab yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya,” tandasnya, dilansir dari laman Pemkab Boyolali.
Bupati mengingatkan, para pejabat bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Boyolali. Selain itu, pihaknya mengajak untuk bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat, dan tentunya selamat bekerja di ruang-ruang yang baru, tetapi ruang baru ini tetap sama untuk berpikir, bagaimana masyarakat Boyolali ini ke depan dapat semakin sejahtera. Dan kita berdoa, kita tangani Covid di Boyolali ini sebaik-baiknya,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Masruri mengatakan, mutasi pejabat merupakan penyegaran. Sesuai peraturan perundang-undangan, lanjutnya, seorang pejabat harus selalu berinovasi karena jika terlalu lama berada di suatu tempat maka kemampuan manajerial di pemerintahan akan berkurang.
“Seorang pejabat itu kalau semakin banyak putaran dia akan mampu di segi manapun, sehingga ego sektoralnya akan hilang,” tegasnya.
Sebagai informasi, dengan pelantikan tersebut saat ini masih terdapat 7 posisi jabatan setara eselon IIb yang kosong. Meliputi Inspektur Daerah Kabupaten Boyolali, Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Kepala Dispemasdes Kabupaten Boyolali. Selanjutnya Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Boyolali, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Boyolali, Kepala Dinas Kabupaten Boyolali, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Boyolali dan Direktur RSU Pandan Arang Boyolali. (Cakram)
Berikut nama pejabat eselon II yang dimutasi:
- Inspektur Daerah Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono dimutasi sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda (Asisten II)
- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ratri S. Survivalina dimutasi menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A)
- Asisten II Sekda, Widodo dimutasi menjadi Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Boyolali (BPBD).
- Kalakhar BPBD, Bambang Sinungharjo dimutasi sebagai Staf Ahli Bupati Boyolali Bidang Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
- Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kabupaten Boyolali M Syawaludin menjadi Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali
- Kepala BP3D Kabupaten Boyolali, M Arief Wardianta menjadi Kepala Diskopnaker Kabupaten Boyolali.
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali, Abdul Rahman dimutasi menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Boyolali.
- Kepala Disarpus Kabupaten Boyolali, Siti Askariyah dimutasi sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali.
- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali, Purwanto kini menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali.
- Kepala BKD Kabupaten Boyolali, Bony Facio Bandung saat ini menjabat Kepala Diskominfo Kabupaten Boyolali. (Sumber: laman Pemkab Boyolali)
