“Untuk DLHK dan Dinas Pertanian, mohon semua wilayah desa pertanian bisa disiapkan untuk Rumah Burung Hantu (Rubuha). Kita sebar sebanyak-banyaknya burung hantu, karena hama tikus tidak hanya di tiga kecamatan saja, namun merata hampir diseluruh wilayah,” tandas Yoga Hardaya.
Sesuai hasil kajian Instiper Yogyakarta, sepasang burung hantu mampu melindungi tanaman padi seluas 5 hektar dari serangan hama tikus, dengan kawasan berburu yang tetap dan teratur. Ciri lainnya, Tyto Javanica juga memiliki daya jelajah terbang sejauh 7 hingga 12 km, dan mampu melihat hingga jarak 50 meter dalam kegelapan.
Sebagai satwa predator, burung yang aktif di malam hari ini mampu memangsa 5 ekor tikus dan membunuh 9 ekor tikus setiap malam. (Cakram)
Halaman: 1 2
