Kain Eco Dyeing dengan Daun dari Kabupaten Semarang Tembus Pasar Perancis

UNGARAN, Cakram.net – Eco dyeing aesthetics textile hasil produksi Sumowono Bamboo Garden yang terletak di Jalan Sumowono-Kaloran KM 44+200 Desa Trayu Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang, berhasil menempus pasar Perancis. Teknik mentransfer warna dan motif pada kain tersebut menggunakan bahan kayu dan daun yang mayoritas diperoleh dari tanaman yang ditanam di komplek Sumowono Bamboo Garden.

“Pewarnanya yang khas dari kayu dan daun. Sedangkan tekstilnya (kain) yang digunakan berbahan serat alami, seperti serat kayu, sutra atau katun, bukan dari plastik seperti nilon atau polyester,” ungkap Ricyanto, pemilik Sumowono Bamboo Garden saat ditemui Jumat 30 Oktober 2021.

Ricyanto menjelaskan, proses pewarnaan kain hanya menggunakan daun dan kayu yang memang bisa mengeluarkan warna. Sebab tidak semua daun bisa mengeluarkan warna.

“Jadi hanya daun tertentu yang mengeluarkan warna, kita uji coba letakkan daun pada satu lembar kain yang akan diwarnai. Selanjutnya kain digulung dan disteam dalam jangka waktu tertentu, tidak ada penambahan satu titik warna pun, semua warna tercetak dari daun-daun yang kita gunakan,” jelasnya.

Sharing:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *