UNGARAN, Cakram.net – Sedikitnya 50 santri di Kabupaten Semarang sepakat berhimpun dalam Komunitas Santri Menulis (KSM). Hal itu merupakan tindak lanjut dari pelatihan jurnalistik dasar untuk santri yang digelar di aula Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah, Blater, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu 17 Oktober 2021.
Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI-NU) Kabupaten Semarang KH Zaenal Muttaqin mengatakan, pelatihan jurnalistik dasar untuk santri ini bertujuan untuk memperkenalkan santri pada proses memproduksi dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa atau media social.
“Era internet adalah era di mana kita banjir informasi. Para santri sebagai generasi muda harus memahami dunia jurnalistik agar bisa bijak memilah informasi dan membentengi diri dari peyebaran berita-berita hoax,” kata Gus Taqi, panggilan akrab KH Zaenal Muttaqin melalui keterangan tertulis, Senin 18 Oktober 2021.
Menurutnya, pemahaman santri terhadap dunia jurnalistik akan sangat bermanfaat bagi perjuangan dan dakwah saat ini dan di masa mendatang. Sebab metode dakwah baik bil maqola (lisan) maupun bil kitabah (karya tulis) sangat membutuhkan keterampilan literasi yang mumpuni.
