“Sosialisasi yang kami sampaikan kepada masyarakat ternyata berbuah baik, masyarakat yang sebelumnya belum terlayani meminta untuk dilayani, dengan demikian produksi sampah juga meningkat,” imbuhnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan perhitungan lahan di TPA Sanggarahan, saat ini hanya bisa menampung sampah hingga Bulan Desember mendatang. Untuk itu pihaknya telah melakukan berbagai langkah teknis untuk memperpanjang masa tampung TPA Sanggrahan.
Menurutnya, masyarakat sudah mulai memisahkan antara sampah organik, anorganik dan residu, sehingga sampah yang dibuang hanya sampah yang residu saja. Namun tidak dipungkiri masih ada sampah anorganik yang ikut tercampur terbuang di TPA, tetapi, di TPA ada pemilah sampah.
“Memang sudah ada yang memilah sampah, tapi saat di mobil juga sudah mulai dipilah oleh petugas. Ssat dibuang juga sudah ada pemilah sampah yang menunggu,” jelasnya.
