“Rata-rata asisten rumah tangga ini luar kota tapi kami prioritaskan juga divaksin karena beraktivitas di sini,” ujarnya.
Rumpis menyatakan, sampai Rabu 6 Oktober 2021 capaian vaksinasi di Kemantren Umbulharjo sudah di atas 80 persen. Tiga kelurahan di Umbulharjo yang tuntas vaksin yaitu Giwangan, Tahunan dan Warungboto. Sedangkan sisanya seperti Muja Muju, Semaki, Pandeyan dan Sorosutan akan segera dituntaskan.
“Kami undang semua warga yang sudah layak vaksin untuk vaksinasi. Untuk yang tidak layak vaksin karena memiliki komorbid dan penyintas Covid-19 serta penyandang disabilitas yang kesulitan akses akan ada penyisiran program jemput bola dari puskesmas,” jelas Rumpis.
Menurutnya, masyarakat di Umbulharjo lebih nyaman mengikuti vaksinasi yang diadakan di wilayah karena dalam satu lingkungan warga. Sebagian warga sebelumnya diundang untuk vaksinasi di sentra vaksinasi di Xt-Square, tapi hanya sebagian yang hadir. Oleh sebab itu vaksinasi perlu diadakan di wilayah tingkat kemantren maupun kelurahan.
Sementara salah seorang warga yang mengikuti vaksinasi, Dwi Inang Maryono (34) mengaku selama ini menghindar dari vaksinasi karena takut jarum suntik. Tapi demi kesehatan bersama dari Covid-19, dirinya akhirnya menghadiri undangan vaksin di Kemantren Umbulharjo.
“Terus terang saya takut jarum suntik. Saya harap teman- teman dan saudara- saudara ayolah vaksin. Tidak sakit, cuma merinding sedikit,” tutur Inang.
Sebelumnya Ketua Tim Penggerak PKK Kota Yogyakarta Tri Kirana Muslidatun menyampaikan akan menyisir warga yang belum vaksin untuk divaksinasi Covid-19. Kegiatan vaksinasi akan diadakan di wilayah yang jumlah warga belum divaksin masih banyak. Terutama di Kemantren Umbulharjo dan Mergangsan dengan penduduk yang cukup banyak.
“Kami sudah sisir dan akan adakan vaksin setiap hari serempak sampai dengan tanggal 7 Oktober,” ucap Tri Kirana. (Cakram)
