BOYOLALI, Cakram.net – Para petani di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, mulai memanen padi jenis Inpari pada Selasa 5 Oktober 2021. Tanaman padi di lahan seluas 146 hektar yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Dibal, Gagaksipat dan Sindon tersebut mampu menghasilkan gabah kering panen ( GKP ) sebanyak 1 ton per hektare.
“Sebetulnya hamparan ini cukup luas, ada sekitar 146 hektar. Itu irisan tiga desa, yakni Gagaksipat, Sindon dan Dibal. Khusus Dibal sendiri 80 hektare. Rata rata sebetulnya sembilan ton tetapi tadi diubin (petakan sawah) malah 13 ton,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto usai panen raya padi di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Selasa 5 Oktober 2021.
Keberhasilan panen padi tersebut ditentukan oleh kekompakan para petani, para anggota kelompok tani, dinas terkait dan lembaga legislatif. Sehingga mampu memenuhi ketersediaan gabah kering hingga akhir tahun 2021 mencapai 44 ribu ton.
“Sampai dengan akhir tahun nanti prediksi kita, kita bisa surplus 44 ribu ton. Jadi kita Insyallah aman,” ujarnya.
