Harapannya kegiatan pertanian yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Dibal tersebut bisa diadopsi untuk petani di kecamatan lainnya. Menurutnya, petani di Desa Dibal merupakan pelopor petani yang solid, petani yang mempunyai semangat yang tinggi dan kompak.
Senada dengan Bambang, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta mendukung penuh upaya Pemkab Boyolali dalam pemenuhan komoditas padi. Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Boyolali seluas 16.000 agar dapat dipertahankan.
“Untuk mempertahankan lahan LP2B ini karena mau tidak mau menjadi penyangga untuk pangan nasional. Ini harus dipertahankan. Di Boyolali memang untuk lahan LP2B itu harga mati, tidak boleh digunakan untuk kegiatan atau sarana lainnya,” tandasnya.
Dalam panen raya tersebut, juga dilakukan panen secara simbolis oleh para anggota DPRD Kabupaten Boyolali dan Kepala Dispertan Kabupaten Boyolai menggunakan mesin panen padi modern atau yang dikenal dengan combine harvester. (Cakram)
