Data yang terisi ini selanjutnya bisa diakses oleh masyarakat umum.
“Jadi, arah ke depannya akan menjadi katalog atau etalase digital. Masyarakat yang membutuhkan produk UMKM bisa mencari informasi di Sidumi,” jelasnya.
Selain pendataan, ke depan Sidumi juga akan dikembangkan menjadi sarana menghubungkan antar UMKM untuk berbagi dan belajar bersama serta peluang kemitraannya. Tujuan lain, juga akan menjadi ajang sosialisasi program-program pemerintah untuk UMKM. Jika ada program Pemerintah untuk UMKM, maka sasarannya berdasarkan data di Sidumi.
Kasi Bimbingan dan Jaringan Usaha (Bimjarus) pada Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Sudarsono menambahkan aplikasi Sidumi ini nantinya akan dikembangkan dalam bentuk website, dan arah ke depannya menjadi aplikasi digital.
