Heroe menyatakan rencananya skrining akan dilakukan kepada beberapa kelompok masyarakat di antaranya sekolah, petugas pelayan publik aparatur sipil negara. Sekolah menjadi sasaran karena sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Sedangkan ASN untuk memastikan potensi sebaran penularan Covid-19 di perkantoran.
“Skrining terhadap siswa dan guru ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk memastikan tidak ada penularan dari pembelajaran tatap muka di sekolah,” ujarnya.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 itu menyampaikan skrining ASN dilakukan pada perkantoran lingkungan Pemkot Yogyakarta dan petugas lapangan, Mengingat para ASN terutama yang bertugas di lapangan berhubungan langsung dengan masyarakat untuk memberikan pelayanan publik.
“Minggu depan akan kami coba maksimalkan melakukan skrining dengan rapid tes antigen,” imbuh Heroe.
