“Sakdherenge padhos toyo ning Pos Modho, teng alas jarake sekawan kilo (sebelumnya cari air di Pos Modho, di tengah hutan jaraknya empat kilometer),” jelasnya.
Bahkan Sedulur Sikep lanjut Mbah Lasiyo biasa jalan kaki dan memikul air bersih dari tempat itu. Saat ini, ada beberapa yang sudah memakai sepeda atau sepeda motor.
“Sakniki mpun remen (sekarang sudah senang), makane sedoyo maturnuwun sanget kalih pak Gubernur mpun dibantu (maka semua berterimakasih pada pak Gubernur sudah membantu),” jelasnya.
Tak hanya soal air bersih, Mbah Lasiyo juga berterimakasih karena Ganjar telah membagi-bagikan KIS pada Sedulur Sikep. Sehingga, jika mereka sakit dan tidak bisa diobati sendiri, mereka bisa berobat ke klinik atau ke rumah sakit.
