BOYOLALI, Cakram.net – Dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Boyolali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mengadakan orientasi bagi kader tim pendamping keluarga Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Sawit pada Kamis 25 November 2021.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina mengatakan angka kasus stunting di Kabupaten Boyolali saat ini sudah di bawah 14 persen. Hal ini menunjukkan penanganan kasus stunting di Kabupaten Boyolali bisa dikatakan baik.
“Pemkab Boyolali menargetkan agar Kabupaten Boyolali dapat menyentuh angka nol atau zero stunting,” ungkap wanita yang kerap disapa Lina, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Kamis 25 November 2021.
Pihaknya telah merekrut 2.484 orang kader sebagai tim pendamping keluarga. Sedangkan di Kecamatan Sawit, ada 84 kader yang bertugas mengedukasi dan mendampingi ibu hamil dan masyarakat yang memiliki anak usia batita. Kader ini diambil dari berbagai unsur seperti PKK, kader desa, bidan desa yang ada di Puskesmas, lalu dari tenaga kesehatan yang terkait.
