Heroe juga menyampaikan salah satu program keluarga berencana dalam membangun keluarga berkualitas adalah upaya pengendalian penduduk dengan cara mengatur jarak kelahiran, melakukan pendewasan usia perkawinan dan penurunan angka kematian bayi,ibu hamil dan ibu melahirkan.
“Saat ini, masih terdapat stunting di masyarakat yang diakibatkan oleh kurang terpenuhinya gizi ibu hamil, ibu menyusui dan balita,” papar Heroe.
Menyikapi hal itu, keberadaan kampung KB menjadi strategis dalam membangun keluarga berkualitas yang didalamnya terdapat upaya mencegah stunting melalui pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Mantri Pamong Praja Umbulharjo Rajwan Taufiq dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya dua Kampung KB di kemantren Umbulharjo dan berharap kedua Kampung KB tersebut bisa saling bersinergi dengan Kampung KB yang ada di Kemantren Umbulharjo.
