Menurutnya, kondisi Pulau Jawa semakin padat dibandingkan Papua yang wilayahnya empat kali lebih besar dari Pulau Jawa hanya dihuni 4 juta jiwa. Sehingga tekanan terhadap linkungan di Jawa semakin besar akibat pemanfaatan lahan.
“Sehingga sumber daya air juga semakin terancam akibat ekploitasi, ditambah dampak perubaham iklim yang semakin besar. Penanaman pohon ini sebagai pemantik agar ke depan masyarakat bsia memberdayakan lebih banyak lagi untuk menjaga kualitas lingkungan,” ujarnya.
Ia meminta pohon tersebut dirawat dengan baik bisa tumbuh subur. Sehingga demplot tersebut bisa menjadi model percontohan pemberdayaan lahan yang mampu menopang kesekahteraan para petani.
“Jawa merupakan pulau yang subur, kalau penduduknya tidak merawat lingkungan maka ancaman terhadap daya dukung ekologinya juga akan semakin besar. Kepada pak Bupati (Bupati Semarang, red) dan jajaran pemerintahan di bawahnya, tolong didik masyarakat agar Desa kenteng ini menjadi desa ijo royo- royo dan lahan yang diberikan Pemerintah jangan dijual,” tegasnya.
