Sekda merinci, paket pembangunan itu yakni 128 paket tender dengan nilai Rp163,23 miliar, 236 paket penunjukkan langsung senilai Rp21,92 miliar dan e-purchasing senilai total Rp36,29 miliar.
Ia mengatakan, pembangunan fisik tersebut sebagai perwujudan layanan pada masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, agar terjadi peningkatan layanan dan pemerataan pembangunan. Selain itu pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi serta tingkat kesejahteraan meningkat di masa pandemi.
Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang membutuhkan dana besar, Temanggung masih bisa membangun infrastruktur dan layanan kesehatan serta pendidikan.
“Harus disyukuri, karena di tengah dana minim, karena refokusing dana, masih ada pembangunan,” kata Bupati.
Dikatakan, pembangunan layanan kesehatan, pendidikan dan infrasturktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Maka itu meski di era pandemi tetap dilakukan.
