Terkait melonjaknya kasus aktif di wilayah ini, ia minta masyarakat tidak panik dan resah.
“Jangan panik. Justru semakin banyak ditemukan, lebih baik untuk dapat secepatnya dilakukan treatment atau perawatan. Harapannya, mereka dapat segera disembuhkan dan tidak menularkan ke orang lain,” tegasnya.
Meski kasus aktif melonjak, ketersediaan BOR (bed occupation rate) rumah sakit masih mencukupi. Karena hingga saat ini okupansinya baru 47,24 persen.
“Sebanyak 47,24 persen itu, rinciannya ruang isolasi terpakai baru 113 kamar atau 50,44 persen. Sedang ruang ICU, baru terpakai 21,43 persen,” ungkapnya.
