BOYOLALI, Cakram.net – Warga Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, sukses membudidayakan maggot atau belatung dengan omzet mencapai puluhan juta per bulan. Maggot yang merupakan larva dari lalat atau black soldier fly (Hermetia Illucens, Stratimydae, Diptera) yang biasa untuk pakan burung, ikan dan ayam.
Salah satu pembudidaya maggot, Rudiyanto mengaku sudah satu setengah tahun menekuni usaha maggot karena hasilnya cukup tinggi. Maggot menjadi pakan alternatif yang memiliki kandungan protein tinggi untuk dijadikan pakan ternak.
“Saya sebenarnya hanya iseng dan Ide saya untuk budidaya maggot ini dari youtube,” katanya, dilansir dari laman Pemkab Boyolali, Rabu 16 Februari 2022.
Rudi mengatakan budi daya maggot cukup mudah karena semuanya hanya dari limbah rumah tangga. Sedangkan pasar maggot juga masih cukup terbuka. Budi daya ini bisa untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.
<!-nextpage–>
“Setahu saya di daerah banyudono ada tiga yang menjalankan budidaya magot seperti ini,” ucapnya.
Dalam setiap minggu Rudi bisa memanen 5 hingga 7 kwintal, sedangkan pangsa pasarnya ke daerah Yogyakarta dan Klaten.
“Untuk harga kalau untuk partai besar dijual 7 ribu perkilo, kalau ngecer 10 ribu perkilo,” ujarnya.
Rudi juga mengaku saat ini dirinya kuwalahan dalam melayani permintaan pasar, disamping itu juga terkendala untuk mencari limbah rumah tangga.
“Kadang saya belikan ke tempat teman atau pembudidaya maggot lainnya untuk memenuhi permintaan,” ungkapnya. (Cakram)
