Dalam workshop juga dilakukan dialog tanya jawab dimana para pengelola kampung wisata bisa berdialog langsung dengan Walikota Yogyakarta, antara lain adalah Kelik dari Brontokusuman yang menanyakan bagaimana agar luberan wisatawan Malioboro bisa diarahkan ke kampung wisata.
Menanggapi hal itu Walikota Yogyakarta menyampaikan bahwa melalui Dinas Pariwisata akan membuat help desk tentang kampung wisata yang merupakan akses informasi dan promosi kampung wisata. Sedangkan untuk konten di dalamnya kampung wisata hendaknya juga memberikan informasi tentang apa yang para wisatawan bisa lihat (to see), apa yang bisa dimakan (to eat) dan apa yang wisatawan bisa lakukan (to do) di kampung wisata. Berbagai informasi menarik tersebut akan memudahkan pemkot dalam mempromosikan kampung wisata. (Cakram)
